Desa Siolip Bangun infrastruktur Jalan Sertu Sepanjang 727 Meter Kelokasi Persawahan

Desa Siolip, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas) prioritaskan pembangunan infrastruktur jalan keliling desa Pembangunan jakan sertu ini bertujuan mendukung kelancaran sarana transportasi bagi masyarakat, mengangkut hasil prosuksi perkebunan dan pertanian dari lokasi kebun – kebun warga agar dapat diangkut dengan kendaraan roda dua dan empat. Kepala Desa Siolip Kholid Nasution didampingi Ketua BPD H. Marakup, S.Pd., Sabtu (11/5) mengatakan, masyarakat sangat terbantu dengan adanya akses jalan setapak sertu yang dibangun sepanjang 727 meter, sehingga telah dimanfaatkan warga sebagai sarana transportasi penghubung antar jalan desa.

Pasalnya selama ini warga petani kata dia, warga mengangkut hasil prosuksi panen perkebunan dengan cara memikul untuk dapat dibawa keluar dari lokasi kebun, sehingga memakan waktu sampai berhari baru dapat terangkut secara keseluruhan, ujarnya. Menurut Kholid dengan terbukanya akses jalan kelokasi pertanian dan perkebunan, tradisi memikul hasil produksi panen seperti kelapa sawit, padi dan lainnya,akan berangsur hilang karena telah adanya sarana jalan sertu.

Karena akses jalan sudah layak dilalui kendaraan tambah kholid, warga setempat tidak lagi mengalami kesulitan mengangkut hasil produksi perkebunan karena telah dapat diangkut dengan kenderaan, ungkapnya. Masyarakat desa menyambut baik program pemerintah desa yang memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan desa.Karena memberikan manfaat yang tepat sasaran untuk masyarakat khusus kalangan petani perkebunan dan pertanian” terang H. Marakup selaku Ketua BPD Desa Siolip.

Sementara TPKD Dana Desa Bagus Pulungan menjelaskan, sarana fisik jalan yang dibangun mengunakan anggaran dana desa (DD) tahun anggaran 2018 sepanjang 727 meter dengan sistim pekerjaan secara swakelola dengan memberdayakan warga sebagai tenaga pekerjanya. Ia menambahkan, sesuai dengan perencanaan pemerintah desa.” Selain sarana jalan sertu juga dibangun 9 titik plat deker dilokasi jalan menuju lokasi persawahan.

“Plat deker atau jembatan penghubung memiliki fungsi sebagai pengikat untuk menyatukan sarana jalan yang dibangun agar tidak terputus – putus yang dapat menjadi gangguan bagi warga yang melintas dari kawasan ini” terangnya. Untuk ukuran plat deker yang dibangun disembilan titik lokasi yang di jalan rabat beton yang dibangun tahun anggaran 2017 lalu, tambah Bagus ukuran plat dekernya sama karena posisinya berada diatas parit jalan utama kelokasi perkebunan warga, ucap Tim Pengelola Kegiatan Desa (TPKD).

Senada dengan Bagus Tokoh Masyarakat Desa Siolip Amir Hasan Harahap mengatakan, sarana jalan yang dibangun dilokasi kawasan persawahan masyarakat sangat tepat sasaran dan menyentuh langsung dengan kepentingan warga yang sangat membutuhkan sarana jalan yang layak dilalui. “Kami sebagai warga mengapresiasi program desa dalam hal pembangunan infrastruktur jalan desa, karena meringankan beban biaya lansir dan memikul hasil panen karena selama ini tidak adanya akses jalan kelokasi persawahan,” pungkasnya.

sarana jalan sertu sepanjang 727 meter telah dapat dimanfaatkan warga setempat sebagai sarana transportasi mengangkut hasil produksi pertanian dan perkebunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *