Kasus Pembunuhan Istri Ketua PD Muhammadiyah, Polisi Periksa Sejumlah Saksi .

Kasus pembunuhan yang menewaskan Rita (37) istri Ketua PD Muhammaduyah Kabupaten Padang Lawas (Palas) terus diusut secara serius oleh Kepolisian Polsek Barumun dan Polres Tapsel. Peristiwa Subuh berdarah di Desa Mompang, Kecamatan Barumun yang terjadi Selasa (25/6) dinihari itu mengundang perhatian semua pihak baik masyarakat maupun sejumlah organisasi pemuda di daerah Palas khususnya.

Dari pemeriksaan sejumlah saksi yang merupakan tetangga korban Rita, tidak mengetahui secara pasti peristiwa pembunuhan tersebut, sehingga polisi belum bisa menetapkan motif dan pelaku pembunuhan tersebut. Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib, S.Ik., melalui Kapolsek Barumun AKP Sudirman, S.H., Sabtu (29/6 ) mengatakan pihaknya sudah melakukan pemanggilan saksi – saksi yang berada disekitar tempat tinggal korban Rita. 

“Sampai saat ini saksi yang sudah dipanggil dan dimintai keterangan sebanyak 4 orang masing masing berinisial  ZH, EH, MH dan GHH, kesemuanya merupakan tetangga korban,” terang AKP Sudirman, S.H., dari keterangan saksi – saksi lanjut Kapolsek, pihaknya belum bisa menetapkan motif kejadian. ” Para saksi dalam keterangannya hanya mengetahui setelah kejadian, tidak mengetahui secara jelas kejadian itu,” urainya.

Kata Sudirman, hanya suami korban yang merasakan, melihat, mendengar peristiwa itu. Suami korban Sahrin Siregar yang juga Kabid Aset di Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Palas, sampai saat ini masih berada di kampung almarhum Istrinya di wilayah Pantai Cermin, belum dilakukan BAP tehadap dirinya, beber Sudirman. Pihak kepolisian tambah dia, akan terus mendalami pengembangan peristiwa pembunuhan terhadap istri Ketua PD Muhammadiyah agar segera terungkap siapa pelakunya. Pantauan dilokasi di sekitar rumah Ketua PD Muhammadiyah di Desa Mompang Kecamatan Barumun, masih terpasang police line. 

Keterangan Photo; Kapolsek Barumun AKP Sudirman, S.H., saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media dilokasi rumah korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *