Nilai SKB Jadi Penentu Untuk Lulus CPNS Tahun 2018. Skor Tertinggi 385 dan Terendah 90 Poin

Peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 yang lulus SKD, harus berjuang untuk meraih nilai tertinggi pada seleksi kompetensi bidang (SKB) agar dapat menjadi CPNS.

Pasalnya, nilai SKB akan diambil sebanyak 60%. Sehingga menjadi salah satu penentu kelulusan peserta. “Untuk hasil nilai dari SKB diambil 60%. Jadi salah satu cara jika ingin lolos CPNS, kerjakan betul – betul soal SKB ini nantinya,” ujar Sekretaris Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia(BKPSDM) Amit Hadi Nasution.SH didampingi Mursito Adji dari BKN Pusat yang ikut mengawasi pelaksanaan ujian SKB Pemkab Palas.

Amit menuturkan, nilai keseluruhan tes CPNS akan diambil dari dua sesi tersebut yakni seleksi kompetensi dasar (SKD) sebanyak 40% dan SKB 60%. Dengan begitu, lanjut Amit , seluruh peserta SKB berpeluang lolos. Apalagi dalam satu formasi yang tersedia, hanya tiga orang yang bersaing. “Untuk peserta yang lulus SKD atas aturan baru, mereka harus bersaing penuh di SKB ini. Karena nilai tersebut akan diakumulasikan dengan hasil SKD yang lalu,” ungkap Sekretaris BKPSDM Palas yang juga Koordinator Panselda, Kamis (13/12).

Untuk itu Ia meminta para peserta agar tidak menyia-nyiakan lagi kesempatan kedua ini. Persiapkan diri dengan matang dan tanamkan kedisiplinan. Jangan sampai terlambat saat mengikuti tes. Karena jika melebih batas yang sudah ditentukan, dianggap tidak mengikuti SKB, bebernya.

Ditegaskan Amit, hasil SKB CPNS berlangsung selama dua hari mulai 8 – 9 Desember 2018, nilai Skor Tertinggi 385 poin dan terendah 90 poin dari 318 serta yang mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB). ” Peserta yang mengikuti tes SKB berjumlah 318 ,semua hadir sesuai daftar registrasi kehadiran dipanitia,” tandas Amit bersama Mursito Adji.

Keterangan Photo : Peserta tes SKB dilingkungan Pemkab Palas secara langsung dapat melihat nilai skor yang diperoleh dari layar monitor TV yang disiapkan Panselda.

 

Editor Diskominfo



Leave a Reply