Pasca Tewasnya Petani Di Desa Siraisan BBKSDA Bersama Koramil Telusuri Hutan Untuk Menangkap Harimau Buas

Akibat adanya peristiwa harimau buas menerkam seorang petani hingga tewas. Warga di Desa Siraisan Kecamatan Ulu Barumun dan Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas (Palas) takut untuk bepergian ke kebun. Informasi yang himpun, sudah dua hari terakhir ini masyarakat tidak berani pergi ke kebun untuk mengurus kebun, lantaran adanya Harimau yang sedang berkeliaran di desa tersebut.

Kepala Desa Siraisan Sangkot Hasibuan  mengatakan, bahwa setidaknya kejadian yang menimpa Sali Hasibuan yang menjadi korban dicabik cabik harimau hingga kepalanya putus dan kondisi tewas yang cukup mengenaskan. Menjadikan para  petani pekebun yang menyaksikan langsung saat mayat warga desa tersebut menjadi korban diterkam Harimau buas. Warga di Desa Siraisan diselimuti rasa ketakutan dan cemas sehingga tidak berani untuk pergi kekebun karet maupun sawit serta kebun kopi.

‘Kami warga disini masih trauma dengan kejadian kebuasan harimau yang mengamuk sehingga salah seorang warga menjadi korbannya hingga tewas ungkap warga, Sabtu (18/5). Ditempat terpisah Sekda Arpan Nasution, S.Sos., menghimbau warga agar terus meningkatkan kewaspadaan karena pihak BBKSDA dibantu Koramil Sosopan saat ini sedang melakukan pencarian terhadap harimau tersebut agar dapat segera ditangkap.

Sekda juga meminta masyarakat Desa Siraisan dan Pagaranbira tetap waspada untuk menjaga keselamatan  dari hal-hal yang tidak inginkan terjadi. Kata Arpan, Pemkab Palas melalui BLH dan Kehutanan Kabupaten Palas telah  meminta bantuan kepada pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) dan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) dibantu Koramil Sosopan untuk melakukan tindakan. “Kita telah meminta petugas agar bisa menangkap Harimau itu. Agar masyarakat bisa kembali beraktivitas ke kebun dengan tidak dihantui rasa ketakutan” ujar Sekda.

Sekda Palas Arpan Nasution, S.Sos. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *