PP dan IPK Palas Menolak Keras Gerakan People Power

Pemuda Pancasila (PP) dan Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Padang Lawas (Palas) menolak keras aksi People Power. Karena gerakan massa people power dinilai rentan dengan perpecahaan yang berdampak buruk terhadap kenyamanan ditengah masyarakat. “Kami dari OKP. Pemuda Pancaila dan IPK Palas menolak dengan keras rencana kegiatan people power yang berdampak memecah belah persatuan dan kesatuan,” tegas Ketua MPC Pemuda Pancasila Palas Nukman Harahap alias Okong bersama Ketua DPD IPK Palas Safran Oloan Nasution alias Bung Oloan.

Okong menyerukan kepada semua kader PP dan masyarakat Palas, untuk menolak keras gerakan people power Karena betentangan dengan ketentuan perundang – undangan dan azas demokrasi. Kata Okong Indonesia adalah negara berazaskan demokrasi dan berpegang teguh pada UUD 1945, negara kita menjunjung etika, berketuhanan yang maha esa dengan semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Menurut dia segala bentuk yang berkaitan dengan masalah kebangsaan dan keumatan, sudah diatur melalui ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kalau  dinilai ada kecurangan dan  menyimpang,  kata dia hendak diselesaikan melalui jalur hukum dan ketentuan yang berlaku “Tidak dengan tindakan atau cara yang menimbulkan gesekan untuk perpecahaan dengan sesama anak bangsa,” tegas Okong, Senin (20/5) di Sibuhuan usai mengikuti kegitaan Harkitnas. Senada dengan Okong, Ketua DPD IPK Kabupaten Palas Safran Oloan Nasution alias Bung Oloan dengan tegas menyatakan tidak setuju dengan rencana gerakan people power.

Kata Olian jika ada ketidakpuasaan dengan hasil pemilu tentu ada aturan dengan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) bukan dengan cara gerakan massa yang menimbulkan ketidak kondusifan bagi semua elemen masyarakat. Dia menyarankan salurkan aspirasi demokarasi melalui jalur konstitusi, bukan dengan gerakan people power, tegas Safran. Ia menambahkan gerakan people power itu jelas tidak sesuai dengan azas demokrasi di negara kita ini.Untuk itu ,lanjutnya ,meminta semua pihak dapat menahan diri, tidak terkontaminasi terhadap gesekan yang belum tentu kebenarannya.

Atas nama OKP IPK tambah dia, mari kita jaga kekondusifan bersama, jangan memperkeruh suasana yang sudah kondusif.  “Kita hormati hasil keputusan KPU yang mengumumkan hasil pemilu 2019 sebagai Lembaga resmi penyelengga pemilu sehingga mari kita tunggu hasil rekapitulasi  KPU nantinya. “Diharapkan elemen masyarakat tidak dapat terpancing dengan ajakan atau hasutan  gerakan people power Karena gerakan ini dinilai berpotensi memicu perpecahan bangsa dan antar sesama anak bangsa dinegeri ini, pungkasnya. 

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Palas H. Nukman Harahap alias Okong dan Ketua DPD IPK Palas. Safran Oloan Nasution alias Bung Oloan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *