PADANG LAWAS TIDAK LAGI MENJADI NOMOR 2 TERTINGGI KASUS ANAK STUNTING DI PROVINSI SUMATERA UTARA,
Hasil Survei tingkat Kab/kota Akhirnya rilis juga, berdasarkan publikasi hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Penurunan Stunting RI yang di buka oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo di Jakarta pada Kamis (25/4/2024). Bahwa prevalensi stunting Kabupaten Padang Lawas turun dari tahun 2022 dengan Prevalensi 35.8 Persen, tahun 2023 sebesar 17.70 persen berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023.
Artinya selama satu tahun Kabupaten Padang Lawas berhasil menurunkan 18.10 persen yang mana hasil ini menempatkan Kabupaten Padang Lawas menjadi dibawah Prevalensi Provinsi Sumatera Utara 18.90 Persen, kabupaten penurunan prevalensi stunting terbaik 3 se-Provinsi Sumut dibawah Tapsel 23,8 persen dan Kota Tanjung Balai sebesar 21,20 persen.
Mendapatkan informasi dari Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Markia Hasibuan, SE dan Technical Assistant Satgas Stunting Kabupaten Padang Lawas Ahmad Sarifuddin Rambe mereka mengutarakan kegembiraannya, bahwa Palas berada pada posisi saat ini Posisi Nomor 14 dari 33 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara.
"Alhamdulillah, ini berkat kerja sama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tahun 2023, komitmen dan kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas semua OPD terkait yang di ketuai dan dikomandoi Sekretaris Daerah Padang Lawas Arpan Nst, S.Sos," katanya.
Lebih lanjut Arif rambe juga menyebut ini merupakan prestasi luar biasa yang mana Kabupaten Padang Lawas bisa jauh lebih baik prevalensi stunting dari 33 kabupaten/kota se-Sumut, ujarnya.
Sementara itu, Pj. Bupati Padang Lawas Dr. Edy Junaedi Harahap, S.STP., M.Si turut memberikan Apresiasi kepada semua pihak yang telah berupaya keras membuat capaian prevalensi stunting Padang Lawas turun 18.10 persen sesuai target Ketika dicanangkan ketika rembuk Stunting tahun lalu.
"Menanggapi kasus stunting di angka tertinggi di Provinsi Sumut, Pemkab Padang Lawas memandang serius. Sehingga berbagai upaya dilakukan dengan semaksimal mungkin," ucap Pj.Bupati.
“Alhamdulillah kita telah menurunkan angka prevalensi stunting tahun lalu, saya berharap TPPS yang dibentuk bisa mencapai Target Nasional 14 Persen Pada Tahun Ini. kami yakin TPPS Kabupaten Padang Lawas mampu tuntaskan kasus stunting di Kabupaten Padang Lawas ini,” lanjutnya.
Orang nomor satu di Padang Lawas ini meminta sinergi dan kolaborasi serta akselerasi semua pihak, baik itu masyarakat, swasta, organisasi non pemerintah, dunia usaha, dunia kerja, perguruan tinggi, serta pihak-pihak lainnya, bangun Sinergi tingkat kan gerakan Bapak Asuh anak Stunting hingga semua Balita Stunting memiliki Bapak Asuh Anak Stunting di Tahun ini.
Hal yg sama juga disampaikan Sekretaris Daerah Arpan Nst selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Padang Lawas mengucapkan terima kasih kepada OPD terkait, camat, Kepala Puskesmas, koordinator PLKB, kepala desa se-Padang Lawas dan Kader kesehatan di atas upaya penurunan stunting ini.
Facebook Comments